Mengoptimalkan SEO pada website berbasis Worpress

Pada artikel sebelumnya, Anda telah membaca tentang Search Engine Optimization (SEO). Dan tentunya Anda pasti sudah tahu bahwa peranan SEO sangat penting bagi website Anda. Pada artikel ini, saya akan memandu Anda untuk meningkatkan nilai SEO pada website berbasis WordPress.

Login terlebih dahulu ke halaman admin WordPress website Anda (http://www.alamatwebsiteanda.com/wp-admin).

Pada bagian kiri bawah WordPress terdapat menu ‘Settings’, klik pada submenu ‘General’.

SEO untuk WordPress

Pada halaman ini, yang perlu diubah adalah Blog Title dan Tagline. Walaupun tidak semua theme WordPress menampilkan Tagline, ada baiknya apabila Anda mengisinya.

SEO untuk WordPress

Menentukan Blog Title yang tepat

  1. Gunakan nama domain, apabila Anda memiliki nama domain yang menarik dan mudah diingat.
  2. Gunakan kata kunci utama yang telah Anda tentukan dengan panjang tidak melebihi 40 karakter.

Menentukan Tagline yang tepat

  1. Merupakan deskripsi singkat dari website Anda.
  2. Mudah dipahami.
  3. Singkat, tidak lebih dari 80 karakter.

Apabila Anda telah selesai, klik pada SubMenu ‘Permalinks’.

SEO untuk WordPress

Tanpa disetting, WordPress menampilkan link Anda dengan link pendek berupa kode dari posting Anda. Contohnya: http://www.nutritionaffiliate.com/?p=123

Anda menginginkan link yang mengandung judul dari posting Anda. Link ini akan lebih menarik bagi pengunjung dan juga merupakan settingan umum untuk website yang SEO-friendly.
Contohnya: http://www.nutritionaffiliate.com/ultra-ripped.html

Untuk mengubah link Anda seperti contoh ke-2, pilihlah ‘Custom Structure’ dan isi dengan /%postname%.html.

SEO untuk WordPress

Anda telah selesai dengan settingan WordPress. Yang Anda lakukan berikutnya adalah install plugin yang akan membantu website Anda dari segi SEO.

Berikut adalah plugin yang perlu Anda install:

1. All in One SEO Pack (Download All in One SEO Pack)
Plugin ini akan menangani On Page Optimization website Anda. On Page Optimization adalah pengoptimisasian dalam situs kita, meliputi antara lain: keywords (kata kunci), meta tags, dan content.

2. Google XML Sitemaps (Download Google XML Sitemaps)
Sitemap berguna untuk membantu robot search engine meng-index konten dari website Anda. Plugin ini akan membuat sitemap untuk website Anda secara otomatis. Anda dapat mengakses sitemap ini melalui http://www.alamatwebsiteanda.com/sitemap.xml.

3. Yet Another Related Posts Plugin (Download Yet Another Related Posts Plugin)
Plugin ini berguna untuk menghubungan posting Anda secara otomatis (Related Post). Ini akan memberikan akses tambahan kepada posting lama.

Anda dapat meng-install plugin WordPress dengan 2 cara:

A. Install dengan upload plugin melalui FTP

1. Download plugin dari link yang telah disediakan di atas.

2. Extract plugin yang telah Anda download.

SEO untuk WordPress

3. Upload folder atau file yang Anda extract tadi ke /public_html/wp-content/plugins di ftp website Anda dengan FileZilla.

SEO untuk WordPress

4. Plugin sudah terinstall, kunjungi kembali halaman admin WordPress Anda dan klik pada Menu ‘Plugins’. Klik ‘Activate’ untuk mengaktifkan plugin yang telah Anda install.

SEO untuk WordPress

B. Install melalui menu WordPress

1. Klik submenu ‘Add New’ di bawah menu ‘Plugins’. Kemudian isi kolom search dengan plugin yang ingin Anda cari.

SEO untuk WordPress

2. WordPress akan menampilkan sejumlah plugin yang berhubungan dengan keyword / kata kunci yang Anda masukkan. Klik ‘Install’ pada plugin yang Anda inginkan.

SEO untuk WordPress

3. Halaman detail plugin akan muncul, klik ‘Install Now’ untuk meng-install plugin.

SEO untuk WordPress

4. Untuk memulai proses instalasi, Anda harus mengisi informasi tentang web hosting Anda.

SEO untuk WordPress

5. Tunggulah beberapa saat. Anda akan melihat tampilan di bawah ini apabila proses instalasi telah berhasil. Klik ‘Activate Plugin’ untuk mengaktifkan plugin yang Anda install.

SEO untuk WordPress

Install ke-3 plugin di atas (All in One SEO Pack, Google XML Sitemap, dan Yet Another Related Posts Plugin) dengan salah satu cara ini.

Berikut adalah panduan untuk setting ke-3 plugin tersebut:

1. All in One SEO Pack

Setelah mengaktifkan plugin All in One SEO Pack, Anda bisa mengatur setting plugin ini dengan klik di bawah menu ‘Settings’, submenu ‘All in One SEO’.

SEO untuk WordPress

Untuk plugin ini, Anda perlu mengisi Home Title, Home Description. Sedangkan untuk Home Keywords bersifat optional. Jangan lupa memilih ‘Enabled’ pada Plugin Status untuk mengaktifkan plugin ini.

SEO untuk WordPress

Pada Home Title, Anda boleh menggunakan judul blog atau judul lain yang mengandung kata kunci.

Menentukan Home Title yang tepat:
1. Menggunakan kata kunci atau judul blog
2. Tidak melebihi 40 karakter
3. Hindari pemakaian kata yang tidak penting

Contoh:
• Ultra Ripped, Pembakar Lemak Terbaik untuk Anda
• Semua Tentang Pembentukan Otot
• Informasi Suplemen dan Nutrisi Terlengkap

Pada Home Description, Anda akan mendeskripsikan website Anda dengan menyebutkan kata kunci pada deskripsi tersebut.

Contoh:
• Ultra-Ripped.com menyediakan produk pembakar lemak dan diet terbaik dengan harga terbaik.
• Prostar.com menyediakan semua informasi yang perlu Anda ketahui tentang pembentukan otot.
• DuniaSuplemen.com memberikan semua informasi tentang suplemen dan nutrisi untuk kesehatan tubuh.

Klik ‘Update Options’ apabila Anda sudah selesai.

2. Google XML Sitemaps

Temukan setting Google XML Sitemaps di bawah menu ‘Settings’, dengan nama ‘XML-Sitemap’.

SEO untuk WordPress

Untuk plugin ini, hilangkan centang pada opsi “Notify Google about updates of your Blog”.

SEO untuk WordPress

Kemudian untuk Post Priority, pilih “Do not use automatic priority calculation”.

SEO untuk WordPress

Apabila ke-2 opsi ini sudah diubah, klik pada “Update options”. Ada 1 hal lagi yang perlu Anda lakukan. Pada bagian atas setting plugin Google XML Sitemaps, Anda akan menemukan kalimat “The sitemap wasn’t built yet…”. Klik pada link “Click here” untuk menciptakan sitemap Anda.

SEO untuk WordPress

Untuk Google, Anda harus memberitahukan tentang website Anda secara manual. Login dengan account google Anda di Google Webmasters Tools (http://www.google.com/webmasters/tools/ ).

Setelah login, klik tombol ‘Add a site…’ untuk menambahkan website Anda.

SEO untuk WordPress

Anda akan diminta untuk mengkonfirmasi kepemilikan website Anda. Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan. Saya pribadi lebih suka memakai “Upload an HTML file”. Upload file verifikasi dengan Filezilla di dalam folder public_html ftp.websiteanda.com dan ikuti petunjuk dari Google.

SEO untuk WordPress

Apabila verifikasi website Anda sudah berhasil, Anda bisa mendaftarkan sitemap Anda pada Google. Klik ‘Submit a Sitemap’ pada menu Sitemaps di bawah kanan.

SEO untuk WordPress

Pada halaman Sitemap, klik ‘Submit a Sitemap’ dan isi kolom dengan ‘sitemap.xml’.

SEO untuk WordPress

Tunggu beberapa hari sebelum Google memproses sitemap Anda.

3. Yet Another Related Posts Plugins

Untuk plugin ini Anda dapat menentukan setting sesuai keinginanan Anda. Anda juga dapat menggunakan setting default plugin ini.

Anda sudah selesai dengan setting dasar dari website yang SEO friendly. Masih banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan nilai SEO website Anda. Masih banyak plugin lain selain ke-3 plugin di atas yang dapat membantu website Anda dari segi SEO, namun ke-3 plugin di atas adalah plugin yang wajib Anda miliki untuk website berbasis WordPress.

Artikel selanjutnya masih akan membahas bagaimana agar website Anda lebih SEO friendly sehingga Anda bisa mendapatkan keuntungan traffic dari search engine.

Advertisements
Posted in SEO, Wordpress | Tagged , , , , , | Leave a comment

Cara Mengganti Themes di Blog WordPress

Ketersediaan themes untuk blog wordpress jauh lebih banyak dan beragam daripada blog berplatform lain seperti blogspot, begitu Juga kemungkinannya untuk di customize. Inilah salah satu hal yg membuat ngeblog dengan blog wordpress terasa lebih menyenangkan. Cara Mengganti themes di wordpress secara umum membutuhkan langkah2 yang sedikit lebih ribet dibanding pada blog berplatform lain. Walaupun lebih ribet tetapi masih sangat mudah dilakukan. Ada beberapa tahap yang harus dilakukan untuk mengganti themes di blog wordpress ini. Pertama, cari themes yg sesuai keinginan. Kedua, ekstrak dan upload files themes melalui file manager atau FTP client. Ketiga, aktifkan themes tersebut melalui dashboard wordpress. Yuk kita bahas satu per satu.

1. Download File Themes WordPress

Banyak situs yang menyediakan wordpress themes secara gratis. Cari yang sesuai keinginan anda kemudian simpan pada harddisk komputer anda. Anda bisa mencari WP themes di situs2 dibawah ini

Selain yang tersebut diatas, masih banyak situs lain yg menyediakan themes wordpress secara gratis. nada bisa bertanya pada om gugel

2. Ekstrak dan Upload file WP Themes

Setelah menemukan beberapa themes yang anda anggep cocok, uploadlah file2 tersebut ke hosting anda dengan menggunakan file manager pada cpanel atau dengan menggunakan FTP client semacam FileZilla. Cara untuk upload file menggunakan FileZilla dapat anda baca di tutorial wordpress sebelumnya disini. Karena hampir semua file tersebut didownload dalam bentuk file terkompresi .zip ato .rar, jangan lupa untuk mengekstraknya terlebih dahulu dengan software file ekstraktor semisal winzip ato winrar. Sehingga anda bisa mengupload themes tersebut dalam bentuk folder yg sudah tidak terkompresi.

3. Aktivasi dan Kelola Themes di Dashboard

Jika anda sudah berhasil meng-upload Themes2 tadi ke folder wp-themes pada hosting anda, yang perlu anda lakukan selanjutnya adalah mengaktifkan themes tersebut. Caranya, login ke Admin Dashboard blog wordpress anda dengan mengetik alamat url http://www.namablog.com/wp-admin.

Posted in Wordpress | Tagged , , , , | Leave a comment

Belajar SEO : Dasar Dasar Search Engine

Apa itu SEO , sedikit-sedikit kita sudah mulai memahaminya. Kita sudah sedikit berkenalan dengan SEO melalui artikel sebelumnya. Dari artikel itu juga kita tahu bahwa aktivitas SEO itu baik on-page SEO maupun off-page SEO sebenarnya bisa dilakukan oleh siapapun. Langkah selanjutnya apa lagi?  Pada Belajar SEO kali ini kita flashback dulu untuk belajar tentang Sejarah Search Engine dan Dasar Dasar Search Engine untuk mengetahui Bagaimana cara kerjanya? Apa fungsinya? Darimana asalnya? Siapa pembuatnya? Mengapa search engine itu ada? dan sebagainya.

Sejarah Seach Engine

Pada masa-masa awal diperkenalkannya internet, saat itu search engine belum lah ada. Bahkan pada masa itu, internet tidaklah semudah, secanggih, dan se-nyaman seperti saat ini. Internet saat itu tidak lebih dari sekumpulan situs FTP (File Transfer Protocol). Saat itu, internet tidak lebih dari sekedar tempat untuk mendownload atau mengupload file.

Karena saat itu search engine belum ada, maka saat seorang user ingin mencari suatu file di internet, dia harus mencarinya sendiri. Yaitu dengan cara mengakses situs, kemudian menelusuri setiap folder yang ada di situs tersebut, kemudian melihat-lihat apakah situs tersebut menyimpan file yang di butuhkannya.

Jika ternyata file tersebut tidak ditemukan di situs yang sedang dikunjunginya, berarti dia harus mencarinya di situs yang lain, dan menelusuri setiap folder yang ada di situs lain tersebut. Dan seterusnya, hingga dia berhasil menemukan file yang dicarinya.

Nah… kebayang ga? Betapa melelahkannya, dan bisa membuat orang jadi frustasi. Hanya untuk menemukan satu file saja, seorang user harus rela menghabiskan waktu dan tenaga yang begitu banyak. Semua kendala dan kesulitan ini, akhirnya membuat seorang mahasiswa dari Universitas McGill di Montreal akhirnya memutuskan untuk mencari cara yang lebih mudah.

Dan akhirnya, pada tahun 1990, Alan Emtage nama si mahasiswa itu, berhasil membuat sebuah search tool pertama yang bisa digunakan di internet. Tool buatannya itu bekerja dengan cara mengumpulkan, dan kemudian mengindex nama setiap file yang ada di suatu situs. Data index ini kemudian disimpan kedalam sebuah database.

Berkat toolnya ini maka, saat seorang user ingin mengetahui apakah file yang dicarinya ada di dalam situs yang sedang dikunjunginya, user tersebut tidak perlu lagi mencarinya dengan cara menelusuri setiap folder atau membaca setiap nama file yang ada. Dia cukup mencarinya didalam database yang telah di buat oleh Alan Emtage tadi. Cukup dengan mengetikkan nama file yang ingin dicari, maka user tersebut akan tahu apakah file tersebut ditemukan, atau tidak.

Nah… kebayang tidak, betapa membantunya tool yang dibuat oleh Alan Emtage ini. Tool ini bernama Archie. Apakah Archie sudah sama seperti search engine yang ada saat ini? Belum, Archie masih jauh dari apa yang saat ini kita kenal sebagai search engine.

Pada tahun 1991 Mark McCahill dari University of Minesota mengemukakan pemikirannya, katanya… jika kita bisa mencari sebuah file di internet, berarti kita juga pasti bisa mencari text tertentu di internet. Dalam pemikirannya, kita bisa melakukan itu dengan cara mengindex text-text tertentu, dan menyimpan alamat file aslinya sebagai referensi.

Karena saat itu belum ada program yang mampu melakukan hal itu, maka Mark McCahill kemudian membuatnya sendiri. Dia menamakan program tersebut Gopher, yang mengindex file-file text di internet, yang kemudian akhirnya menjadi website pertama yang bisa diakses secara bebas di internet. Dengan dibuatnya Gopher ini, maka program lain pun dibutuhkan.

Program ini dibutuhkan untuk menemukan file yang direferensikan oleh index yang di buat oleh Gopher. Terciptalah Veronica (Very Easy Rodent-Oriented Net-wide Index to Computerized Archives) dan Jughead (Jonzy’s Universal Gopher Hierarchy Excavation and Display). Dua program ini dibuat dengan tujuan untuk mencari dan menemukan file yang direferensikan oleh index yang dibuat Gopher.

Veronica dan Jughead bekerja dengan cara yang sama, yaitu membuat user bisa mencari informasi yang terdapat di dalam index berdasarkan kata kunci atau keyword. Dari kedua program inilah asal mula search engine yang saat ini kita kenal. Tentu saja setelah melewati berbagai proses pengembangan dan perbaikan

Pada tahun 1993, akhirnya the real search engine yang pertama kali berhasil dibuat, search engine dengan bentuk seperti search engine yang kita kenal saat ini. Search engine ini dikembangkan oleh Matthew Gray, dan diberinya nama Wandex. Wandex adalah program pertama yang berhasil mengerjakan dua tugas sekaligus, yaitu mengindex dan juga melakukan pencarian ke dalam index.

Teknologi ini adalah program pertama yang melakukan crawling, atau merambah internet. Dan akhirnya teknologi ini menjadi basis yang digunakan untuk membuat program-program web crawling saat ini. Dan semenjak saat itu, berbagai teknologi search engine mulai dikembangkan oleh masing-masing search engine.

Mulai tahun 1993 hingga 1998, beberapa search engine utama yang kita kenal saat ini mulai bermunculan, yaitu itu:

  • Excite – 1993
  • Yahoo! – 1994
  • Web Crawler – 1994
  • Lycos – 1994
  • Infoseek – 1995
  • AltaVista – 1995
  • Inktomi – 1996
  • Ask Jeeves – 1997
  • Google – 1997
  • MSN Search – 1998

Nah… itu tadi sejarah asal muasalnya search engine. Saat ini, search engine sudah semakin canggih. Search engine sudah menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dari dunia internet. Tidak mengherankan memang, sebab search engine memberikan banyak kemudahan bagi pengguna internet.

Dengan search engine, kita bisa mencari dokumen atau apapun yang ingin kita temukan di internet. Kaga nyangka ya, hingga saat ini search engine udah berumur lebih kurang 17 tahun. Kalo boleh di ibarat sebagai seorang cewek, search engine saat ini sedang cantik-cantiknya. Maksudnye? Kaga tahu tuh… kaga nyambung aje…

Apa Itu Search Engine?

Ada dua tim yang bekerja di search engine. Satu tim bekerja di bagian belakang, dan satu tim bekerja di bagian depan. Sekarang kita bahas tim yang bekerja di bagian belakang dulu.

Tim yang berada di bagian belakang, bertugas mengumpulkan informasi tentang suatu halaman yang ada di internet, atau biasa disebut dengan web page. Informasi yang dikumpulkan adalah:

  1. Keyword atau kata kunci.
  2. Phrase atau kalimat.
  3. URL dari halaman yang bersangkutan.
  4. Link dari halaman lain yang mengarah ke halaman tersebut (link-in).
  5. Link dari halaman itu yang mengarah ke halaman lain (link-out).

Informasi keyword atau kata kunci ini dibutuhkan untuk menentukan tentang apakah sebenarnya topik utama dari suatu web page. Begitu juga informasi yang lainnya, nanti akan kite bahas ape gunenye.

Tim yang dimaksud disini sebenarnya bukanlah berupa orang atau kumpulan orang. Melainkan berbentuk software atau perangkat lunak atau biase disebut dengan program komputer. Tim ini diberi name Crawler, atau Spider, atau Robot. Tim ini akan menyimpan semua informasi yang telah dikumpulkannya kedalam sebuah Database. Sampe disini, berarti tugas tim ntu selesei.

Sekarang kita bahas tim atau program yang bekerja di bagian depan. Tim yang bekerja di bagian depan ini bertugas melayani user atau orang yang ingin menggunakan jasa dari search engine. Tim ini melengkapi dirinya dengan sebuah perangkat yang mereka butuhkan untuk berkomunikasi dengan si user tadi. Perangkat ini disebut antar muka atau interface.

Interface atau antar muka itu adalah apa yang tampak dihadapan kita saat kita mengunjungi search engine. Sebuah kotak untuk memasukkan atau mengetikkan kata/kalimat, dan sebuah tombol untuk mengeksekusi. Kotak dan tombol itulah yang dimaksud dengan interface atau antar muka. Melalui interface inilah, kita sebagai user bisa berkomunikasi dengan software yang digunakan oleh search engine tadi.

Saat seorang user memasukkan sebuah kata/kalimat kedalam kotak, kemudian mengklik tombol search, saat itulah tim yang berada dibagian depan tadi mulai bekerja. Tim ini akan mulai mencari kata/kalimat yang kita masukkan tadi. Tim yang ada dibagian depan ini, akan mencari kata/kalimat tersebut ke dalam database yang telah dibuat oleh tim yang berada di bagian belakang tadi. Database ini biasanya sudah disusun, diurutkan berdasarkan kriteria-kriteria tertentu.

Hingga tim yang bagian depan, yang mencari kata/kalimat tersebut, akan dengan cepat bisa menemukan kata/kalimat yang kita cari. Setelah tim bagian depan tersebut mencari kata/kalimat yang kita inginkan, maka kemudian tim tersebut akan melaporkan hasilnye kepada kita.

Kalo ternyata kata/kalimat tersebut ada didalam database, maka tim tersebut akan menampilkan sebuah halaman yang berisi berbagai halaman web yang mengandung kata/kalimat yang kite cari. Halaman ini disebut dengan SERP, singkatan dari Search Engine Result Page.

Posted in SEO | Leave a comment

Tips SEO : Optimasi Mesin Pencari dengan HTML Meta Tag

Ada buanyaakkk Teknik SEO atau Tips SEO untuk meng-optimasi  blog ato website anda agar SEO friendly. Beberapa diantaranya sudah saya singgung pada artikel sebelumnya pada blog belajar ngeblog ini. Baik melalui on-page SEO ataupun off-page SEO. Salah satu teknik  SEO paling tua tapi masih juga efektif adalah dengan melakukan optimasi pada html meta tag, baik meta title tag, meta keyword tag maupun meta description tag.  Kenapa tips seo kuno yang satu ini masih juga maknyuss ?

Karena umumnya mesin crawler Search engine semisal google akan terlebih dahulu mengunjungi bagian ini di banding dengan bagian-bagian yang lain. Jadi bisa dikatakan, HTML Meta Tag ini merupakan penuntun untuk crawler ketika mereka mengakses dan kemudian mengindeks blog kita di search engine. Yuk kita bahas tips SEO yang satu ini

Teknik dan Tips SEO kali ini akan fokus pada blog berplatform blogspot, loh knapa begitu? apa wordpress ga bisa? Tentu saja bisa. Pada blog berplatform wordpress seperti blog ini, penggunaan trik ini tidak diperlukan lagi. Anda tinggal instal wordpress plugin all in one SEO pack, utek sana sini, beress.

Meta Title Tag

Yang akan kita bahas disini adalah bagaimana caranya agar title/ judul dari tiap halaman bisa muncul  pada hasil pencarian. Karena secara default,  judul yang tampil pada indeks di mesin pencari adalah judul global dari blog, bukan judul dari masing2 posting. untuk melakukan hal ini, ikuti langkah2 berikut :
1. Login ke account blogger anda,
2. Pada dashboard, pilih edit layout–> edit HTML
3. Cari kode title tag bawaan blogspot seperti dibawah ini, lebih mudah bila anda menggunakan ctrl+F

<title><data:blog.pageTitle/></title>

4. Setelah kode tag tadi ketemu, highlight (blok) lalu ganti dengan kode dibawah ini:

<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;index&quot;'>
<title><data:blog.title/></title>
<b:else/>
<title><data:blog.pageName/> - <data:blog.title/></title>
</b:if>

5. Klik Save Template untuk menyimpan perubahan.

Meta Description Tag

Meta Description Tag ini berfungsi memberi tahu  crawler mesin pencari tentang garis besar dari keseluruhan isi web atau blog kita.  Deskripsi yang baik adalah yang singkat, padat dan jelas, sebisa mungkin kata kunci utama diletakkan ada awal kalimat deskripsi ini. Selain itu, hindari pengulangan keyword yg berlebihan, sebaiknya deskripsi ini tidak lebih dari 160 karakter. cara memasang meta description tag sebagai berikut

1. Login ke account blogger anda,
2. Pada dashboard, pilih edit layout–> edit HTML
3. Cari kode <head>, lalu masukkan kode berikut ini dibawahnya, sebelum kode </head>, lebih mudah bila anda menggunakan ctrl+F

<meta content='disini tempat anda menuliskan deskripsi blog anda secara singkat dan jelas' name='description'/>

ganti tulisan berwarna merah diatas dengan deskripsi blog anda, lalu klik save template untuk menyimpan perubahan

Meta Keyword Tag

Meta Keyword Tag ini adalah tempat anda menaruh daftar keyword atau kata kunci yang anda tuju pada web atau blog anda, dengan tujuan agar crawler search engine menaruh perhatian lebih pada kata kunci atau keyword2 tersebut. Keyword sebaiknya terdiri dari dua kata atau lebih (keyphrase), karena orang mengetikkan kata kunci pada kotak pencarian di mesin pencari umumnya lebih dari satu kata, misal kata kunci “belajar ngeblog” atau “tutorial blogspot“. cara memasang meta keyword tag ini adalah sebagai berikut.

1. Login ke account blogger anda,
2. Pada dashboard, pilih edit layout–> edit HTML
3. Cari kode <head>, lalu masukkan kode berikut ini dibawahnya, sebelum kode </head>, lebih mudah bila anda menggunakan ctrl+F

<meta content='keyword1, keyword2, keyword3, keyphrase1, keyphrase2, keyphrase3' name='keywords'/>

ganti tulisan berwarna merah diatas dengan keyword atao keyphrase yang anda bidik pada blog anda, lalu klik save template untuk menyimpan perubahan

Demikianlah tips dan teknk SEO sederhana yang sedikit banyak akan membantu menaikkan SERP web atau blog anda. semaga bermanfaat

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Panduan Cara Membuat Blog Di WordPress.Com

Membuat sebuah blog di wordpress.com sangatlah mudah. Kamu hanya perlu mendaftarkan diri kamu di http://www.wordpress.com dengan cara mengisi formulir pendaftarannya, ikuti proses pendaftarannya dan kamu pun sudah bisa mulai ngeblog di wordpress.

Buat yg ingin mengetahui proses pendaftaran blog di wordpress lebih detail, berikut ini adalah panduan singkat cara mendaftarkan sebuah blog gratis diwordpress.com.

1. Buka website: http://www.wordpress.com.

2. Pilih bahasa terlebih dahulu, lalu tekan tombol “Sign Up” yg terletak di sudut kanan atas http://www.wordpress.com dan formulir pendaftaran pun akan keluar.

3. Isi formulir pendaftarannya seperti gambar dibawah ini:

 

4. Selanjutnya adalah memilih nama Domain, Titel, dan Bahasa Blog, dan Privasi.

Domain adalah alamat url blog wordpress kamu. Dalam pendaftaran ini,  biasanya sistem wordpress akan otomatis memasukan nama kamu sebagai nama domain, namun kalau kamu ga suka, kamu bisa menggantinya dengan nama lain misalkan: http://namakamu.wordpress.com bisa kamu ganti menjadi http://cintafitri.wordpress.com.

Titel Blog adalah pemberian judul untuk blog kamu, kamu bisa memberikan titel untuk blog kamu dengan nama “My Blog” atau “Blog Kuliner” atau “Diary Jessica”. Titel ini akan muncul pada tampilan blog kamu nantinya.

Bahasa Blog. Bila kamu berniat untuk membuat blog yg berbahasa Indonesia seperti website agungarifin.com ini, maka gantilah Bahasa blog kamu menjadi “bahasa Indonesia”.

Privasi Blog. Kamu bisa memilih apakah blog kamu nantinya boleh dibaca orang lain atau tidak. Public artinya blog kamu akan masuk ke daftar search engine atau mesin pencari semacam google dan yahoo. Block Search Engine artinya blog kamu tidak akan muncul bila orang mencari di google atau yahoo. dan Private Only, adalah untuk membuat blog kamu menjadi private/rahasia dimana hanya orang yg kamu undang melalui email saja yg boleh membacanya. Saya menyarankan untuk memilih Public jadi orang lain bisa membaca blog kamu juga.

5. Selanjutnya adalah melakukan Aktifasi melalui email untuk mengaktifkan Blog kamu. Yg harus kamu lakukan disini adalah membuka email kamu, cari email dari WordPress.Com didalam Inbox/KotakMasuk emailmu. Setelah itu, klik link aktifasinya untuk mengaktifkan blog kamu seperti contoh gambar dibawah ini:

6. Setelah kamu mengaktifasi blog kamu lewat email, maka sekarang blog kamu sudah aktif dan sudah bisa diakses. Saya ingin mengucapkan “Selamat buat kamu karena telah memiliki sebuah blog baru di wordpress”.

Langkah selanjutnya adalah, kamu akan login atau masuk ke blog wordpress kamu untuk mulai ngeblog di sana. Seperti Gambar berikut ini:

Setelah klik ‘Login’ maka kamu akan diarahkan ke Login Panel tempat kamu untuk mengisi nama user kamu, dan password kamu.

.

7. Ini adalah bagian terakhir dalam panduan cara membuat blog di wordpress.  Setelah kamu klik Login, maka selanjutnya kamu akan membuka “Dashboard”. Halaman dashboard ini adalah tempat kamu akan melakukan banyak hal seperti membuat artikel, memasukan foto, mengganti tampilan blog dan melakukan setelan-setelan untuk blog kamu. Sebelum kamu mulai ngeblog, utak atiklah halaman Dashboard ini agar kamu lebih familiar dengan sistem blog wordpress. Jangan lupa untuk Klik Logout bila kamu ingin keluar dari wordpress kamu.

Dashboard WordPress 

Begitulah langkah-langkah untuk mendaftarkan sebuah blog di WordPress.com. Sangat mudah dan praktis. Setelah ini, kamu akan saya pandu untuk cara membuat artikel di blog wordpress kamu. Klik link berikut ini untuk membaca tutorialnya: “Cara Membuat Artikel Post Di WordPress”

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Membuat Pages / Halaman Statis di WordPress

Membuat halaman statis atau pages diwordpress sangatlah mudah layaknya seperti membuat sebuah posts / artikel. Jika kamu sebelumnya sudah mengetahui cara untuk membuat sebuah artikel post di blog worpdress maka kamu tidak akan menemukan kesulitan untuk membuat  halaman pages ini.

Sebelum saya mulai menjelaskan panduan cara membuat halaman statis/pages  di wordpress, saya ingin menjelaskan dulu sedikit tentang apa yg dimaksud dengan halaman/pages, dan apa perbedaan halaman/pages ini dengan posts/artikel.

Pages/Halaman Statis dapat kamu gunakan untuk berbagai hal. Untuk blog agungarifin.com ini, saya pribadi menggunakan pages/halaman statis untuk membuat halaman “About Me“, “Photos“, “Free Ebook“, “Blogroll“, dsb. Perbedaan antara pages dan posts adalah, pages tidak diurutkan melalui tanggal atau berdasarkan entry blog. Pages adalah halaman yg independen yg bisa kamu tambahkan pada bagian atas (top bar) atau sidebarmu dengan tujuan agar halaman tersebut tetap sticky (tetap ada) tanpa tergantikan dengan halaman yg baru bila kamu menambah pages baru. Tidak seperti artikel post, posts terbaru biasanya akan muncul paling atas menggantikan posisi post yg kamu buat sebelumnya.

Sudah mengerti apa yg dimaksud dengan pages? Nah, saatnya praktek untuk membuatnya.

Langkah 1

Login ke blog wordpress, lalu buka dashboard. (cara login: buka http://www.wordpress.com, lalu disudut atas kiri masukan nama user dan password wordpressmu, klik tombol Log In, lalu arahkan mouse ke “My Blog” dan klik “Dashboard”.

 

Langkah 2

Setelah halaman Dashboard terbuka,  cari dan lihat pada bagian sebelah kiri halaman dasboard, maka kamu akan menemukan beberapa menu Dashboard seperti: Dashboard, Upgrade, Posts, Pages, Media, Links, Comments, Appearance, dsb.  Pilih dan klik: “Post – Add New” seperti gambar berikut ini:

 

Langkah 3:

Halaman text editorpun akan terbuka. Disinilah tempat kamu akan membuat pages blogmu.  Untuk menuliskan sebuah pages, sama caranya dengan membuat sebuah artikel post. Hal yg perlu kamu lakukan pertama kali nya adalah menuliskan judul halaman, lalu dibawahnya terdapat kotak untuk menulis halaman pagesmu seperti gambar dibawah ini:

 

Langkah 4:

Setelah menulis isi pages, sekarang pages tersebut sudah siap untuk di publikasikan atau diisi ke  halaman blogmu. Cara untuk mempublikasikan pages ke blog adalah dengan klik tombol “Publish” yg berada disebelah kanan text editor tempat kamu menulis pages seperti gambar dibawah ini:

 

Langkah 5:

Selamat, Blog kamu sekarang sudah memiliki sebuah pages/halaman statis baru. Nah, untuk melihat bagaimana pages yg kamu buat terlihat di tampilan halaman depan blog kamu, buka saja alamat url (domain) blog wordpress kamu  http://domainblogmu.wordpress.com. atau dengan cara klik judul blogmu pada sudut kiri atas dashboard/tempat menulis artikel seperti gambar dibawah ini:

 

Begitulah cara singkat untuk membuat sebuah pages/halaman statis di blog wordpress. Kamu dapat membuat banyak pages sesuai keinginan dan keperluan kamu tanpa batas, namun saran saya gunakanlah halaman pages bila ingin membuat sesuatu yg menjadi sticky (penting) seperti halaman tentang saya, contact, photo gallery, daftar links, dsb.

Selanjutnya saya akan memandu kamu untuk cara menambah gambar/images di dalam artikel posts atau pages di wordpress. Silahkan klik dan baca: “Cara menambah gambar di dalam artikel blog WordPress”.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Posted in Uncategorized | 1 Comment